Proses Produksi Semen | OmJis.com

Proses Produksi Semen

December 13th, 2011 Rajhis 0 Comments

Semen adalah bahan bangunan yang kemungkinan besar paling pertama terpikir jika kita bicara soal jenis bahan bangunan. Bagaimana tidak, untuk membuat beton dan pondasi, merekatkan bata, keramik, batu alam, melicinkan dinding, membentuk relief, semua membutuhkan semen. Untuk itu kita membutuhkan semen yang bermutu, kuat dan kokoh serta dapat menampilkan bangunan dengan kualitas permukaan dinding yang prima.


Tahapan Proses Produksi Semen

Bahan baku utama semen adalah batu kapur, pasir silica, tanah liat, pasir besi dan gypsum. Secara garis besar proses produksi semen sebagai berikut :

Penambangan
Batu kapur ditambang dengan cara peledakan dan penggalian, yang kemudian diangkut ke tempat penghancuran yang berdekatan dengan lokasi tambang. Batu kapur, tanah liat dan pasir silika diangkut menggunakan conveyor belt atau dengan truk. Pengeringan dan penggilingan
Semua bahan baku dikeringkan dalam alat pengering yang berputar (rotary dryer) dengan memanfaatkan gas panas yang berasal dari tanur putar (kiln), yang kemudian dimasukkan ke dalam alat giling bahan baku (raw grinding mill) sehingga menghasilkan tepung baku dan disimpan di tempat penyimpanan (raw meal silos). Pembakaran dan pendinginan
Tepung baku dimasukkan ke dalam prakalsinasi (precalciners) dan dibakar dalam tanur putar sehingga menghasilkan klinker. Klinker panas kemudian dialirkan ke dalam alat pendingin klinker (clinker cooler). Klinker yang telah dingin kemudian dipindahkan ke tempat penyimpanan klinker (clinker silos). Penggilingan akhir
Dari clinker silos, klinker dicampur dengan gypsum dan digiling dalam alat penggiling akhir (finish grinding) untuk menghasilkan semen. Semen tersebut kemudian dipompa ke dalam tempat penyimpanan semen (cement silos). Pengemasan
Pengemasan dilakukan dengan mesin pengantongan berkecepatan tinggi. Kantong yang telah terisi, ditimbang dan ditutup secara otomatis dan dimuat ke dalam truk melalui conveyor belt. Sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), saat ini desain kemasan pun semakin disempurnakan dengan menampilkan bagan prosedur / cara penggunaannya. Pengendalian mutu
Untuk menjaga konsistensi produksi semen yang berkualitas tinggi, maka sebaiknya terdapat sistem kendali mutu yang modern dengan menggunakan alat pengambil contoh otomatis, perangkat analisa otomatis sinar-X dan proses komputer yang secara terus menerus memantau perbandingan campuran bahan baku yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Proses Produksi Semen”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here: