Pengertian Harmonis dan Kunci Keluarga Harmonis | OmJis.com

Pengertian Harmonis dan Kunci Keluarga Harmonis

October 19th, 2011 Rajhis 0 Comments

Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti harmonis adalah seiya-sekata. Dalam konteks keluarga, pengertian harmonis berarti kondisi seiya-sekata di antara anggota keluarga. Keharmonisan dalam keluarga akan terwujud jika di dalamnya ada sikap saling menghargai dan menyayangi antara anggota keluarga.


Pentingnya Keharmonisan Keluarga

Alangkah indahnya pengertian harmonis jika dapat terwujud dalam keluarga kita. Perbedaan yang ada di antara pasangan suami-istri dapat diselaraskan. Tak ada pertengkaran seperti yang biasa kita lihat dalam tayangan sinetron di televisi.

Keharmonisan adalah hal yang sangat penting dan menjadi dambaan setiap keluarga. Sebab keluarga adalah tempat kita melabuhkan diri dari kepenatan beraktivitas.

Setelah seharian bekerja mencari nafkah, seorang suami akan pulang dan berharap menemukan senyum sang istri dan jerit gembira buah hatinya menyambut kedatangan sang ayah. Itulah umumnya sumber kebahagiaan utama seorang kepala keluarga.

Perkembangan sosial seorang anak juga sangat dipengaruhi oleh tingkat keharmonisan keluarga tempat ia bernaung. Jika ia tumbuh dalam keluarga yang harmonis, insya Allah perkembangan sosialnya pun baik. Ia tidak mudah terjerumus ke dalam pergaulan yang salah.

Mungkin Anda sering mendengar cerita tentang kenakalan remaja seperti mabuk-mabukan, tawuran, narkoba, pelecehan seksual, dan sebagainya. Jika ditelusuri lebih lanjut, pelaku kenakalan remaja hampir 100% berasal dari keluarga broken home. Apa yang mereka lakukan merupakan bentuk pelampiasan kemarahan karena merasa tak mendapatkan kebahagiaan di rumahnya sendiri.

Faktor-faktor yang Memengaruhi Keharmonisan Keluarga

Ada beberapa faktor yang memengaruhi keharmonisan keluarga, antara lain:


Komunikasi

Komunikasi merupakan kunci utama suksesnya sebuah hubungan. Demikian pula jika dikaitkan dengan pengertian harmonis dalam keluarga. Untuk mencapai kondisi seiya-sekata, perbedaan yang ada dapat diselaraskan melalui komunikasi. Jalinan komunikasi yang baik akan menciptakan saling pengertian di antara anggota keluarga.

Sebaliknya, kurangnya komunikasi akan memicu banyak kesalahpahaman yang berujung konflik. Semakin sering terjadi kesalahpahaman, semakin sering konflik terjadi. Akibatnya, tak ada lagi keharmonisan dalam keluarga.


Seks

Berdasarkan penelitian, 26-30% perselingkuhan yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga dipicu oleh ketidakpuasan hubungan seks. Biasanya, ini disebabkan kurangnya komunikasi dengan pasangan untuk membicarakan seks yang diinginkan. Entah si suami yang egois dan suka “tancap gas” sendiri, atau faktor istri yang memang enggan membicarakan keinginannya terkait gaya berhubungan seks.


Faktor ekonomi

Mungkin banyak orang berpendapat bahwa uang bukan segalanya. Namun, tak dapat dipungkiri banyaknya keluarga yang bubar gara-gara uang. Bisa karena kekurangan uang, bisa pula justru karena kelebihan uang.

Bila kekurangan uang, maka kebutuhan keluarga tak dapat terpenuhi dengan sempurna. Ketidakpuasan akan menimbulkan emosi yang memicu konflik.

Bagaimana jika kelebihan uang? Konflik pun dapat timbul, yang dipicu oleh masalah bagaimana membelanjakan uang. Bukankah sifat dasar manusia tak pernah puas? Semakin banyak penghasilan, semakin banyak keinginan. Jika tak dikomunikasikan dengan baik, pertentangan dalam hal pemenuhan keinginan masing-masing individu dapat berujung konflik besar.


Keturunan

Keturunan adalah salah satu hal terpenting dalam sebuah pernikahan. Tanpa keturunan, pernikahan akan terasa hambar. Keturunan juga merupakan salah satu indikator kesuksesan seseorang.

Jika Anda bertemu dengan teman lama yang telah sekian tahun tak berjumpa, pertanyaan apa yang pertama kali terlontar dari mulutnya? Pasti tak jauh-jauh dari pertanyaan seperti, “Anakmu sudah berapa?”

Tak heran, banyak pasangan yang ingin segera menimang momongan setelah menikah. Jika anak tak kunjung datang, konflik bisa muncul. Biasanya dipicu oleh sikap saling menyalahkan. Misalnya, suami yang menuduh istrinya mandul. Sang istri kemudian tidak terima dengan tuduhan suaminya.

Komunikasi Kunci Keharmonisan Keluarga

Sebagaimana telah disinggung di atas, komunikasi merupakan kunci utama keharmonisan sebuah keluarga. Karena itu, dari berbagai konflik umum terkait masalah komunikasi, seks, uang, hingga masalah keturunan, solusinya hanya satu. Memperbaiki komunikasi.

Dengan melakukan komunikasi yang baik, kita akan dapat mengetahui isi hati pasangan kita. Ini akan menimbulkan rasa empati. Tumbuhnya empati akan membuat kita enggan menyakiti hati pasangan kita, dan mencoba mencari solusi dengan hati yang jernih. Intinya: Kesampingkan emosi, kedepankan komunikasi. 

Incoming search terms:

 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Pengertian Harmonis dan Kunci Keluarga Harmonis”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here: